Alat internal redaksi · Indonesia

Berita
bergerak
duluan.

Redakta membaca pemberitaan media Indonesia sepanjang hari, mengelompokkannya jadi topik, lalu menyiapkan bahan liputan — dari brief sampai draft artikel yang tinggal ditinjau editor.

01 — Cara kerja

Yang dikerjakan mesin,
bukan yang dikerjakan editor.

Menarik ratusan artikel, membuang yang bukan berita, dan mengelompokkan sisanya jadi topik — itu pekerjaan yang tidak perlu tangan manusia. Yang perlu tangan manusia dimulai setelahnya.

  1. 01

    Kumpulkan

    Puluhan sumber nasional dan daerah ditarik tiap pagi dan siang, lalu disaring dari artikel yang bukan berita.

  2. 02

    Kelompokkan

    Artikel tentang peristiwa yang sama digabung jadi satu topik. Kolam nasional dan kolam tiap daerah dihitung terpisah, supaya berita lokal tidak tenggelam.

  3. 03

    Tulis

    Brief liputan atau artikel utuh disusun dari isi berita aslinya, lengkap dengan rujukan.

  4. 04

    Kirim

    Hasilnya masuk ke situs media daerah sebagai draft. Selalu draft.

02 — Sumber

Puluhan redaksi,
satu meja.

Sumber nasional dan sumber daerah ditarik terpisah, lalu dipertemukan. Berita Medan bersaing dengan berita Medan, bukan dengan berita Senayan — dan itu sebabnya berita kabupaten masih bisa naik ke atas.

  • Nasional
  • Medan
  • Bengkulu
  • Daerah lain menyusul
03 — Yang ada di dalam

Enam ruang,
satu alur.

Dari memantau apa yang ramai sampai mengirim draft ke situs media daerah — semuanya di satu tempat, tanpa berpindah alat dan tanpa menyalin-tempel antar tab.

Trending Topik

Peringkat harian, media peliput, dan alasan sebuah topik ramai.

Telusuri Arsip

Riwayat pemberitaan berbulan-bulan, ditelusuri per tanggal.

Cari Berita

Satu pencarian menjangkau arsip, RSS langsung, sampai hasil web.

Brief Liputan

Angle, pertanyaan wawancara, dan narasumber untuk satu topik.

AI Assistant

Tanya jawab soal data pemberitaan tanpa membuka satu per satu.

Media Daerah

Aturan per media menentukan berita apa yang layak dikirim.

04 — Sehari di Redakta

Lima langkah,
satu yang wajib.

Langkah kelima itu yang tidak boleh dilewati. Tidak ada tulisan yang terbit tanpa dibaca manusia, dan topik sensitif dikeluarkan dari otomasi sejak awal.

  1. 01

    Pantau

    Yang ramai hari ini muncul berperingkat, lengkap dengan media mana saja yang meliputnya.

  2. 02

    Pilih

    Editor menentukan topik mana yang layak, dibantu alasan kenapa topik itu ramai.

  3. 03

    Susun

    Brief berisi angle, pertanyaan wawancara, dan narasumber yang disarankan.

  4. 04

    Tulis

    Untuk media daerah, artikel disusun otomatis dari sumber aslinya.

  5. 05

    Tinjau

    Semuanya berhenti sebagai draft sampai ada manusia yang menekan terbit.

  • Redaksi
  • Data
  • Fakta
  • Tren harian
  • Brief liputan
  • Arsip
  • Media daerah
  • Draft, bukan terbit
05 — Masuk

Rapat pagi jadi
lebih pendek.

Akses Redakta diberikan oleh admin redaksi.